Kemlu RI menyatakan Indonesia masih mengandalkan kapasitas dan sumber daya nasional untuk menangani dampak gempa bumi di NTT.

Defisit transaksi berjalan Indonesia membengkak pada kuartal II-2026, hingga menembus level US$12,5 miliar atau setara 3,3% PDB.

BI menganggap strategi dalam memperkuat stabilitas kurs rupiah membuahkan hasil